Tampilkan postingan dengan label BENAH AKHLAK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BENAH AKHLAK. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Februari 2012

Apa yang akan tersisa??????

Posted by Akhlakul Karimah | 0 komentar


Assalamualaikum Wr. Wb. Saudara muslim sayaa,

Saat ini saya akan membahas mengenai perkataan pembimbing saya, bukan perkataan lebih tepatnya cerita pembimbing agama Islam saya. Beliau bercerita bahwa dahulu ketika Nabi Muhammad usai mengadakan syukuran dengan menyembelih seekor kambing kemudian beliau membagikan kambing yang beliau sembelih, beliau bertanya kepada istrinya khadijah “khadijah, berapa bagian kambing yang tersisa?” tanya beliau kepada istri tercintanya. Kemudian khadijah menjawab “hanya bagian paha yang tersisa”, dengan santun ia menjawab  sambil mengangkat satu tangan kanannya sembari membawa paha kambing. Kemudian Nabi berkata hal yang membuat saya terkejut dan mengerti tentang pemahaman baru, begini perkataan Nabi “khadijah, sesungguhnya paha itulah yang habis karena hanya akan kita makan sendiri sedang yang kita bagikan adalah yang tersisa karena itulah amalan yang akan membahagiakan orang lain.”

Tapi anda tidak boleh mencerna dengan mentah-mentah cerita ini karena saya jamin anda akan menjadi orang miskin, seperti apa yang telah diriwayatkan Hadits Riwayat

Mengapa Saya Berjilbab?

Posted by Akhlakul Karimah | 0 komentar
Mengapa saya berhijab …. ?


Jujur, saya tidak memiliki jawaban yang pasti, saya HANYA ingin pulang, kembali ke ALLAH … yang dapat saya rasakan adalah sudah bukan waktunya lagi saya berlari lari mencari kebahagian versi dunia tentunya… yang setelah saya peroleh semuanya lalu saya merasa bahwa bukan ini, dan bukan itu arti bahagia, lalu DIMANA?


Dan saya mengayunkan langkah untuk mencari ALLAH, dan langkah pertama saya adalah mengenakan Jilbab. Sumber idenya adalah dari sifat romantisme saya, Jika saya ingin mendekat kepada kekasih saya maka hal pertama adalah saya harus mempercantik diri, ALLAH menyukai perempuan yang menutup auratnya dengan hijab, perhiasan seorang perempuan muslimah adalah akhlaknya yang solehah, orang akan langsung mengenali saya bahwa saya adalah muslim karena jilbab saya, karena jika tidak maka saya tidak ada bedanya dengan yang bukan … iya HANYA ini langkah awal saya. HANYA ini.

Kamis, 09 Februari 2012

KEBOHONGAN IBU

Posted by Akhlakul Karimah | 0 komentar
1. Saatnya makan jika makanannya kurang, ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata: "cepatlah makan nak, ibu tidak lapar"

2. Waktu makan ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata: "Ibu tidak suka makan daging, makanlah nak"

3. Tengah malam saat dia menjaga anaknya yang sedang sakit, ia berkata: "istirahatlah nak .. ibu masih belum ngantuk"


4.... Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu, ia berkata: "simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang"

5. Saat anak sudah sukses, menjemput ibu untuk tinggal si rumah besarnya, ia lantas berkata: "rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal di sini"

Rabu, 08 Februari 2012

Tiga Pesan Nabi Nan Agung

Posted by Akhlakul Karimah | 0 komentar
Dari Abu Dzar z, ia berkata: Rasulullah n bersabda kepadaku:
اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ
“Bertakwalah kepada Allah di mana pun kamu berada. Ikutilah perbuatan jelek dengan perbuatan baik niscaya kebaikan akan menghapusnya dan pergaulilah manusia dengan budi pekerti yang mulia.” (HR. At-Tirmidzi dalam Sunannya, Kitabul Birri Washshilah, hadits no. 1987. At-Tirmidzi mengatakan: Hadits ini hasan shahih. Asy-Syaikh Al-Albani menghasankan dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi)
Pesan-pesan mulia dalam hadits ini meskipun Nabi
tujukan kepada sahabat Abu Dzar Jundub bin Junadah z, namun sebenarnya juga diarahkan kepada seluruh umatnya. Karena telah maklum dalam kaidah ushul fiqih bahwa pembicaraan Allah l dan Rasul-Nya (sebagai penentu syariat) bila diarahkan kepada seorang dari umat ini, maka itu sesungguhnya ditujukan pula kepada seluruh umat ini kecuali ada dalil yang menyatakan kekhususan. Seperti itu pula kaidah yang lainnya, bahwa dianggap adalah keumuman lafadz bukan kekhususan peristiwa.

Haramkah Wanita Memperdengarkan Suaranya?

Posted by Akhlakul Karimah | 1 komentar
Apakah suara wanita haram sehingga ia tidak boleh berbicara dengan pemilik warung/kios di pasar guna membeli kebutuhannya, walaupun tanpa membaguskan dan melembutkan suaranya? Begitu pula, dengan rasa malu ia mengajak bicara tukang jahit saat ia hendak menjahitkan pakaiannya?
Jawab:
Fadhilatusy Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin t berkata, “Ucapan wanita tidaklah haram dan bukan aurat. Akan tetapi, bila si wanita melunakkan suaranya dan melembutkannya, serta berucap dengan gaya bicara yang bisa membuat orang lain tergoda, itu baru haram.
Ini berdasarkan firman Allah l:
“Maka janganlah kalian tunduk dalam ucapan hingga berkeinginan jeleklah orang yang di hatinya ada penyakit.” (Al-Ahzab: 32)
Dalam ayat di atas, Allah l tidak mengatakan, “Maka janganlah kalian berbicara dengan para lelaki.” Tetapi, Allah l mengatakan, “Maka janganlah kalian tunduk dalam ucapan.”

Selasa, 07 Februari 2012

Berbakti pada Orang tua dan Guru

Posted by Akhlakul Karimah | 0 komentar
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Berbakti Kepada Orangtua

Adik-adik, sekarang coba deh bayangin wajah kedua orangtuamu. Dulu waktu kita belum melihat dunia…kita tahu pasti ibu kita kesusahan waktu membawa-bawa berat badan kita di perutnya selam 9 bulan. Dengan payah dan penderitaan saaat melhirkan kita, tetapi ibu kita terobati rasa sakitnya dengan suara tangisan kita. Alhamdulillah …akhirnya kita lahir …!!
Terus dengan sabar dan gembira kedua orangtua kita membesarkan, mendidik kita sampai sebesar ini. Pokoknya kalau dihitung-hitung jasa dan kebaikan mereka tidak akan pernah terbalas deh! Percaya, kan?

Sekarang coba kita lhat orang-orang shaleh terdahulu sangat berbakti keapda kedua orangtuanya. Contohnya yaitu
Sayyidina Ali Zainal Abidin ra, ia sangat berbakti kepada kedua orangtuanya sampai sahabatnya berkata kepadanya, “Engkau adalah orang yang paling berbakti

Pengunjung

Followers

VIDEO


 

Ucapan Mutiara (Khalifah ‘Umar)

* Orang yang paling aku sukai adalah dia yang menunjukkan kesalahanku.

*Raihlah ilmu, dan untuk meraih ilmu belajarlah untuk tenang dan sabar.

- Kisah penuh hikmah para Nabi dan Rasul


Designed by Rosid Ssoy.Rizal.Risky | Inspirated by Cebong Ipiet | Image by DragonArtz | Author by ASEGA 2011